Membangun Keseimbangan antara Teknologi dan Nilai karakter dalam Pendidikan Era Society 5.0

Penulis

  • Lailatul Jamilah Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan ilmu keguruan, Universitas Islam Negeri Madura, Indonesia
  • Firdausiyah Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan ilmu keguruan, Universitas Islam Negeri Madura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpti.2063

Kata Kunci:

Society 5.0, Teknologi pendidikan, Pendidikan karakter, literasi digital

Abstrak

Perkembangan Pendidikan di era society 5.0 memberikan pengaruh besar terhadap dunia Pendidikan. Teknologi mempermudah proses pembelajaran melalui penggunaan internet dan media digital dengan berbagai platform seperti pembelajaran berbasis online. Perkembangan teknologi juga membawa dampak signifikan seperti menurunnya interaksi sosial, munculnya budaya instan, dan kurangnya kesadaran menggunakan teknologi secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan urgensi keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penanaman nilai karakter khususnya disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan sopan santun dalam pendidikan era society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi tidak boleh menggantikan peran pendidik, melainkan di imbangi dengan model hybrid character building melalui pembiasaan etika digital terintegrasi. Simpulan praktisnya sekolah wajib menyusun kurikulum literasi digital yang mengikat demi mewujudkan lulusan yang cakap teknologi sekaligus berkomitmen moral.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

N. Sariani and Y. A. P. Nugraha, “Tantangan Pendidikan Karakter di Era Society 5.0,” JIM, vol. 4, no. 4, pp. 1231–1238, Mar. 2025, doi: 10.56799/jim.v4i4.8318.

Iqbal, Nurjannah, Syafriadi, Y. Saputri, Nurdiana, and S. Mauliza, “Penguatan Karakter Siswa di Era Society 5.0 untuk Mewujudkan Generasi Cerdas dan Berintegritas,” Beujroh, vol. 3, no. 1, pp. 10–16, Jan. 2025, doi: 10.61579/beujroh.v3i1.259.

M. Hidayat and A. N. Handayani, “Pendidikan Karakter di Era Society 5.0,” JITET, vol. 2, no. 5, pp. 261–266, May 2022, doi: 10.17977/um068v2i52022p261-266.

C. S. Rochmat, R. Riza, and S. A. Murni, “Artificial Intelligence in Education: Opportunities and Challenges in Improving Learning Efficiency in the Society 5.0 Era,” Progresiva, vol. 13, no. 01, pp. 91–100, Apr. 2024, doi: 10.22219/progresiva.v13i01.30007.

K. Sagala, L. Naibaho, and D. A. Rantung, “Tantangan Pendidikan karakter di era digital,” Jurnal Kridatama Saintek, vol. 6, no. 01, pp. 1–8, Jan. 2024, doi: 10.53863/kst.v6i01.1006.

R. Nuraeni, P. J. Pattiasina, and A. Ulfah, “Peran Literasi Teknologi Dalam Dunia Pendidikan,” AM, vol. 6, no. 3, p. 659, Apr. 2022, doi: 10.35931/am.v6i3.1045.

N. Irwanti and M. I. B. Pratama, “The Impact of Kemal Atthatruk’s Secularism on the Islamic World in the 19th Century.,” JHCC, vol. 3, no. 1, pp. 12–23, May 2022, doi: 10.24042/jhcc.v3i1.7905.

P. W. Pw, “Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pendidikan Islam,” JDI, vol. 4, no. 2, pp. 174–184, Feb. 2022, doi: 10.47467/jdi.v4i2.692.

S. D. A. Gultom, T. Koesbardiati, and I. Yuadi, “Integrating generative AI into Society 5.0: A paradigm for sustainable education,” RADEN, vol. 5, no. 1, pp. 505–518, Jun. 2025, doi: 10.22219/raden.v5i1.40665.

K. Fadil, “Peran Guru Dalam Penanaman Sikap Anti Bullying Verbal Dalam Pembelajaran PKN di Sekolah Dasar,” AJPGMI, vol. 6, no. 1, pp. 123–133, May 2023, doi: 10.54069/attadrib.v6i1.411.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-09-26

Cara Mengutip

Jamilah, L., & Firdausiyah, F. (2026). Membangun Keseimbangan antara Teknologi dan Nilai karakter dalam Pendidikan Era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 6(9), 1952-1956. https://doi.org/10.52436/1.jpti.2063