Perkembangan Penelitian Adaptasi Hunian terhadap Banjir: Analisis Bibliometrik Menggunakan Google Scholar, Publish or Perish, dan VOSviewer

Authors

  • Moh Podungge Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Tadulako, Indonesia
  • Putery Fitriaty Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Tadulako, Indonesia
  • Irdinal Arief Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Tadulako, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpti.2272

Keywords:

Adaptasi hunian, analisis bibliometrik, kawasan rawan banjir, ketangguhan banjir, VOSviewer

Abstract

Penelitian mengenai ketangguhan banjir (flood resilience) berkembang pesat dalam satu dekade terakhir, namun sebagian besar masih berfokus pada pengelolaan risiko, ketangguhan masyarakat, dan tata kelola banjir pada skala kota maupun komunitas. Sementara itu, adaptasi hunian sebagai ruang utama masyarakat dalam menghadapi banjir masih relatif jarang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan memetakan struktur pengetahuan, perkembangan tema, dan kesenjangan penelitian mengenai adaptasi hunian p ada kawasan rawan banjir melalui pendekatan bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari 500 publikasi berbahasa Inggris dan Indonesia yang terindeks Google Scholar periode 2015–2025 menggunakan Publish or Perish, kemudian dianalisis dengan VOSviewer versi 1.6.20 melalui analisis kemunculan bersama (co-occurrence) kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flood resilience merupakan tema yang paling dominan dan memiliki keterkaitan yang kuat dengan community resilience, flood risk management, dan vulnerability. Analisis Network memperlihatkan bahwa struktur pengetahuan mengenai flood resilience telah berkembang dengan baik dan didominasi oleh tema -tema yang berkaitan dengan pengurangan risiko bencana dan ketangguhan masyarakat. Analisis overlay menunjukkan adanya pergeseran fokus penelitian dari pengendalian banjir menuju peningkatan kapasitas adaptif masyarakat, sedangkan analisis density mengindikasikan bahwa tema yang berkaitan dengan hunian masih memiliki intensitas penelitian yang rendah. Selain itu, istilah seperti spatial adaptation, housing transformation, dan occupant behaviour belum berkembang sebagai tema utama. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan penelitian pada tingkat hunian serta menegaskan pentingnya mengintegrasikan perspektif arsitektur, lingkungan binaan, dan perilaku penghuni dalam pengembangan kajian ketangguhan banjir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

D. Panguriseng, M. Mahmuddin, and M. S. S. Kuba, “Perubahan Iklim dan Resiko Bencana Banjir dalam Kondisi Eksisting Drainase Kota yang Tidak Berkelanjutan,” J. Ilm. Ecosyst., vol. 24, no. 3, pp. 417–427, 2024, doi: 10.35965/eco.v24i3.5400.

T. J. L. Doornkamp, J. V. Kruijf, and M. Pahlow, “How flood risk management projects can improve urban resilience : a combined assessment approach of functional resilience and adaptive capacity,” Australas. J. Water Resour., vol. 00, no. 00, pp. 1–11, 2024, doi: 10.1080/13241583.2024.2429226.

R. B. Abhas K Jha and J. Lamond, A Guide to Integrated Urban. 2011.

L. Wang, S. Cui, Y. Li, and H. Huang, “Heliyon Review article A review of the fl ood management : from fl ood control to fl ood resilience,” Heliyon, vol. 8, no. November, p. e11763, 2022, doi: 10.1016/j.heliyon.2022.e11763.

H. Liang and X. Zhou, “Impact of Tides and Surges on Fluvial Floods in Coastal Regions,” Remote Sens., Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) p-ISSN: 2775-4227 e-ISSN: 2775-4219 2386 vol. 14, no. 22, pp. 1–17, 2022, doi: 10.3390/rs14225779.

T. Audrey, O. Esteban, and J. Edelenbos, “International Journal of Disaster Risk Reduction The politics of urban flood resilience : The case of Malabon city,” Int. J. Disaster Risk Reduct., vol. 88, no. February, p. 103604, 2023, doi: 10.1016/j.ijdrr.2023.103604.

P. Brief, “Community -Based Flood Risk Management in Urban Areas to Build Systemic Resilience,” 2021.

W. D. Kristiyani, P. Bawole, and I. I. Damanik, “Pengaruh Banjir terhadap Warungboto , Yogyakarta Adaptasi Rumah Tinggal Pendahuluan,” vol. 11, no. 1, pp. 1–10, 2025.

L. M. Ngo, L. T. Kieu, H. Y. Hoang, and H. B. Nguyen, “Experiences of housing adapted to sea level rise and applicability for houses in the Can Gio district, Ho Chi Minh city, Vietnam,” Sustain., vol. 12, no. 9, pp. 7–9, 2020, doi: 10.3390/su12093743.

R. Askar, L. Bragança, and H. Gervásio, “Adaptability of buildings: A critical review on the concept evolution,” Appl. Sci., vol. 11, no. 10, pp. 1–31, 2021, doi: 10.3390/app11104483.

M. S. P. L Esariti, W Handayani, “Adaptation strategies of flood prone urban settlement of tegal city Adaptation strategies of flood prone urban settlement of tegal city,” 2023, doi: 10.1088/1755 - 1315/1268/1/012048.

M. K. Sen and S. Dutta, “Flood Resilience of Housing Infrastructure Modeling and Quantification Using a Bayesian Belief Network,” 2021.

J. O. Lempoy, J. O. Waani, and F. Warouw, “Kota Manado Terhadap Resiko Banjir,” J. Arsit. DASENG UNSRAT Manad., vol. 6, no. 1, pp. 47–58, 2017.

A. Peter, R. Binti, A. Majid, N. Izura, and B. Tukiman, “Bibliometric and Scientometric Review of Architectural Flood Resilience for Housing,” vol. 11, no. 1, pp. 248 –267, 2023, doi: 10.13189/cea.2023.110121.

N. Prashar, H. Sosan, L. Harsimran, and K. Rajib, Urban flood resilience : mapping knowledge , trends and structure through bibliometric analysis, no. 0123456789. 2023.

B. B. Shrestha, M. Rasmy, and T. Shinya, “ASSESSMENT OF FLOOD DAMAGE TO RESIDENTIAL HOUSES AND ANALYSIS OF EFFECTIVENESS OF FLOOD DAMAGE,” vol. 12, no. 2, 2024.

K. Mcclymont et al., “Flood resilience : a systematic review,” J. Environ. Plan. Manag., vol. 63, no. 7, pp. 1151–1176, 2020, doi: 10.1080/09640568.2019.1641474.

Published

2026-10-27

How to Cite

Podungge, M., Fitriaty, P., & Arief, I. (2026). Perkembangan Penelitian Adaptasi Hunian terhadap Banjir: Analisis Bibliometrik Menggunakan Google Scholar, Publish or Perish, dan VOSviewer. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 6(10), 2377-2386. https://doi.org/10.52436/1.jpti.2272