MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PECAHAN PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Authors

  • Takyun Takyun Program Magister Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas PGRI Semarang, Indonesia
  • Ngatmini Ngatmini Program Magister Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas PGRI Semarang, Indonesia
  • Iin Purnamasari Program Magister Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas PGRI Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpti.2140

Keywords:

media animasi, pecahan, berpikir kritis, ADDIE, sekolah dasar

Abstract

Pembelajaran pecahan di sekolah dasar masih menghadapi masalah rendahnya visualisasi konsep dan dominannya pembelajaran prosedural, sehingga kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media animasi pecahan yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 02 Donowangun, Kabupaten Pekalongan [isi jumlah siswa], satu guru kelas, satu ahli materi, dan satu ahli media. Media animasi dikembangkan menggunakan [isi nama perangkat lunak yang benar -benar digunakan penulis, misalnya Canva/PowerPoint/Animaker] dan memuat aktivitas visualisasi konsep, latihan interaktif, serta evaluasi berbasis indikator berpikir kritis. Indikator yang diukur meliputi interpretasi, analisis, inferensi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta tes pretest-posttest. Instrumen tes disusun berdasarkan kisi-kisi indikator berpikir kritis, divalidasi oleh ahli, dan diuji reliabilitasnya menggunakan Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media animasi memperoleh skor kelayakan 89% dari ahli materi dan 92% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Kepraktisan media mencapai 88% dari siswa dan 90% dari guru dengan kategori sangat praktis. Efektivitas media ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai pretest dari 63,4 menjadi 82,8 pada posttest, dengan nilai N -Gain 0,51 berkategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa media animasi pecahan layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika untuk membantu siswa memvisualisasikan konsep pecahan dan menstimulasi proses berpikir kritis pada pembelajaran sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

C. Kurniawan, S. Nisa, M. Habibi, Adrias, and Masniladevi, “Development of Canva -Based Interactive Learning Media for Mixed Fractions in Elementary School,” Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, vol. 35, no. 1, pp. 119–132, 2026.

A. Sudianto, A. Susanto, B. B. Yusuf, F. Cahyadi, G. L. Putra, and Y. D. Haryanti, “Media Interaktif Digital untuk Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar: Tinjauan Pustaka Sistematis,” Jurnal Basicedu, vol. 10, no. 1, 2026.

N. Hardiyanti, Dumiyati, D. Apriono, and M. Santoso, “Efektivitas Multimedia Interaktif Canva terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Sosial Siswa pada Pembelajaran IPS Sekolah Dasar,” Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, vol. 9, no. 3, 2025.

I. Wulandari, N. Ulia, and S. Yustiana, “Pengembangan Media Pembelajaran Learning Bee Math terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar,” Jurnal Basicedu, vol. 7, no. 4, 2023.

R. E. Mayer, Multimedia Learning, 3rd ed. Cambridge: Cambridge University Press, 2021.

L. Ulviah, “Penggunaan Multimedia Interaktif dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar,” SHEs: Conference Series, vol. 7, no. 3, 2024.

T. Fuadah and S. N. C. Attalina, “Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Interaktif Berbasis Eduplay terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar,” Cendekia Pendidikan, vol. 5, no. 2, 2026.

Y. Abdali, H. Anwar, and A. Nadjamuddin, “Penggunaan Multimedia Interaktif Berbasis Video Animasi dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika Kelas V di Sekolah Dasar,” MIDA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, vol. 8, no. 1, pp. 41–57, 2025.

M. Hariyadi, A. Prabowo, D. Avrilianda, and N. Widiarti, “A Systematic Literature Review of Canva - Assisted Interactive Learning Media Development in Elementary School Mathematics (2021 –2026),” Jurnal Kiprah Pendidikan, vol. 5, no. 2, pp. 127–137, 2026.

A. D. Susilowati, A. Layla, and A. R. Sari, “Media Pembelajaran Digital Berbasis Animasi dan Multimedia untuk Meningkatkan Minat Belajar IPA di Sekolah Dasar,” DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, vol. 6, no. 4, 2026.

N. L. Rahmawati and M. D. K. Wardana, “Smartbox Media for Fraction Concept Understanding in Elementary Students,” Indonesian Journal of Education Methods Development, vol. 21, no. 1, 2026.

A. Thasia and R. W. W. Dewojati, “Pengembangan Video Animasi 3D Berbasis AI sebagai Media Pembelajaran Materi Pecahan Senilai pada Kelas IV,” Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal, 2026.

P. P. Sari, N. Widiarti, E. Handoyo, and A. Yuwono, “Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD melalui Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Model Project Based Learning (PJBL): Tinjauan Tahun 2020–2025,” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 10, no. 2, 2025.

D. R. N. Jannah and I. R. W. Atmojo, “Media Digital dalam Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Abad 21 pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar,” Jurnal Basicedu, vol. 6, no. 1, pp. 1064 –1074, 2022. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) p-ISSN: 2775-4227 e-ISSN: 2775-4219 2368

D. Seftiana and B. A. Delia, “Analisis Kelayakan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Powtoon dan Game Interaktif Materi Pecahan Sederhana Kelas 3 Sekolah Dasar,” EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar, vol. 5, no. 1, pp. 51–59, 2022.

Published

2026-10-27

How to Cite

Takyun, T., Ngatmini, N., & Purnamasari, I. (2026). MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PECAHAN PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 6(10), 2363-2368. https://doi.org/10.52436/1.jpti.2140