INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN: INTEGRASI TEKNOLOGI, TEOLOGI, DAN PEDAGOGI
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpti.1846Keywords:
Pendidikan Agama Kristen, teknologi, teologi, pedagogiAbstract
Penelitian ini berangkat dari tantangan transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di era digital, di mana penggunaan teknologi sering kali belum terintegrasi secara optimal dengan pendekatan pedagogis yang bermakna. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis inovasi media pembelajaran digital PAK melalui integrasi teknologi dan pedagogi, serta implikasinya terhadap efektivitas pembelajaran dan pembentukan iman peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai model pembelajaran digital dan teori pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan pedagogi yang efektif menuntut pergeseran peran guru sebagai fasilitator, desainer pembelajaran, dan pembimbing spiritual, serta penggunaan media digital yang tidak hanya informatif tetapi juga reflektif dan transformatif. Pembahasan menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran PAK digital terletak pada keselarasan antara tujuan teologis, strategi pedagogis, dan pemanfaatan teknologi yang kontekstual. Selain itu, mengintegrasikan model Technology-Theology-Pedagogy dalam pembelajaran PAK sebagai kerangka inovasi digital yang berorientasi pada pembentukan iman dan karakter Kristen. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAK perlu mengembangkan kompetensi digital-pedagogis secara berkelanjutan, merancang evaluasi yang holistik, serta menciptakan pengalaman belajar yang mendorong keterlibatan aktif dan pertumbuhan iman peserta didik dalam konteks kehidupan nyata.
Downloads
References
F. M. Boiliu, S. Y. Purba, and A. Laia, “Transformasi Kerohanian Siswa di Era Digital: Pendekatan Baru dalam Pendidikan Agama Kristen,” in Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat, 2024, pp. 94–110.
E. R. Boiliu, J. Simanjuntak, E. Mary, V. H. Bathun, and D. Jura, “Penguatan pemahaman teologi dalam pendidikan agama Kristen melalui inovasi kultural untuk pembentukan karakter generasi digital,” J. Shanan, vol. 8, no. 2, pp. 105–126, 2024.
S. Purba, “Literasi Digital: Sebuah Upaya Pelaku Pendidikan Agama Kristen dalam Membangun Integritas Remaja Gereja,” J. Shanan, vol. 6, no. 2, pp. 183–200, 2022.
J. Togatorop, D. A. Rantung, L. Naibaho, and E. R. Boiliu, “Pendampingan Pendidikan Agama Kristen Terhadap Peningkatan Literasi Digital Orangtua Milenial,” Regula Fidei J. Pendidik. Agama Kristen, vol. 9, no. 1, pp. 56–67, 2024.
P. A. Prasetya, A. Siahaya, and M. F. Halamury, “Kreativitas Guru Pendidikan Agama Kristen Menggunakan Teknologi Digital Sebagai Media Pembelajaran yang Menyenangkan di SMK Wira Harapan – Bali,” vol. 8, no. 1, pp. 17–38, 2024, doi: 10.33541/shanan.v8i1.5083.
P. I. Benyamin, U. P. Sinaga, and F. Y. Gracia, “Penggunaan Platform Digital Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Di Era Disrupsi,” JRegula Fidei J. Pendidik. Agama Kristen, vol. 6, no. 1, pp. 60–68, 2021.
D. A. Nababan, J. Patty, S. B. Sopacua, D. Sianipar, and U. K. Indonesia, “Strategi Manajemen Kelas Pendidikan Agama Kristen Yang Kolaboratif dan Berbasis Literasi Digital,” vol. 8, no. 1, pp. 85–104, 2024, doi: 10.33541/shanan.v8i1.5559.
S. Nababan, E. Sianturi, D. A. Rantung, L. Naibaho, and E. R. Boiliu, “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Teknologi bagi Remaja di era Digital,” Harati J. Pendidik. Kristen, vol. 3, no. 2, pp. 205–217, 2023.
G. Biesta, “Teaching for the Possibility of Being Taught?: World-Centred Education in an Age of Learning,” vol. 4, 2019.
V. N. Maret, P. A. Kristen, and N. I. Boiliu, “Pragmatisme John Dewey dalam Praktik,” vol. 8, pp. 1–9, 2023.
B. Campbell, “Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other.,” J. Interdiscip. Stud., vol. 33, no. 1–2, pp. 196–199, 2021.
N. Postman, Technopoly. New York: Random House, Inc., l992, 2021.
P. J. Palmer, Healing the heart of democracy: The courage to create a politics worthy of the human spirit. John Wiley & Sons, 2024.
H. A. Campbell and R. Tsuria, Digital religion: Understanding religious practice in digital media. Routledge, 2021.
A. Cora and W. A. Tuccio, “Language & Communication And-prefaces in aviation communication?: A conversation analytic investigation of non-standard turn beginnings in air traffic control / pilot interactions,” Lang. Sci., vol. 109, pp. 31–43, 2026, doi: 10.1016/j.langcom.2026.04.003.
F. M. Boiliu, “Transformasi Pendidikan Agama Kristen di Era Digital,” Penamuda Media, vol. 1, no. 4, p. xii+-270, 2024.
H. Von Foester, J. Bruner, P. Watzlawick, E. Morin, and P. Freire, “Engaging Presence of Constructivism Philosophy in and through Management of Christian Education: Reflective Investigation,” vol. 2, no. 4, pp. 1602–1616.
P. A. Kristen, F. M. Boiliu, S. Y. Purba, and A. Laian, “Transformasi Kerohanian Siswa di Era Digital?: Pendekatan Baru dalam Pendidikan Agama Kristen,” no. 1, pp. 94–110, 2024.
S. S. Chapman, “EXAMINING THE RELATIONSHIP BETWEEN BIBLICAL CHARACTERS AND MENTAL HEALTH: IDENTIFYING A CHRISTIAN’S WELL-BEING,” no. May, 2025.
N. E. Beaumont, “Creative Videomaking in Diverse Primary Classrooms?: Using Drama and Technology to Enhance Oral and Digital Literacy,” no. 1, pp. 1–26, 2025.
C. C. Emphases and J. Michael, “Digital Collections: Christian Curriculum Emphases and Academic Rigor: A Mixed Methods Study,” 2026.
R. E. Mayer, “The past, present, and future of the cognitive theory of multimedia learning,” Educ. Psychol. Rev., vol. 36, no. 1, p. 8, 2024.
S. Borkataky-Varma and S. Levy-Brightman, Embodied pedagogies in the study of religion: Transforming the classroom. Taylor & Francis, 2025.
J. Soboslai, “Immersive Religion: Using Extended Reality Resources for Teaching the Academic Study of Religion,” J. Interact. Learn. Res., vol. 36, no. 1, pp. 101–112, 2025.
F. M. Boiliu, Y. P. Kurniawan, and S. Handayani, “Melintasi Batas Tradisional: Integrasi Teknologi Dalam Pendidikan Agama Kristen,” in Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat, 2024, pp. 56–73.
P. Freire, Pedagogy of hope: Reliving pedagogy of the oppressed. Bloomsbury Publishing, 2021.
S. Turkle, Reclaiming conversation: The power of talk in a digital age. Penguin, 2015.
P. I. Benyamin, U. P. Sinaga, F. Y. Gracia, S. Tinggi, And T. Bethel, “Penggunaan ‘ Platform ’ Digital Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Di Era Disrupsi,” vol. 6, pp. 60–68, 2021.
S. Vallor and T. Vierkant, “Find the Gap?: AI , Responsible Agency and Vulnerability,” no. November 2023, pp. 1–23, 2024.
F. M. Ahuerma, “UNESCO Proposal for the use of Generative AI in Education: Eight Challenges and Seven Actions,” 2024.
L. S. Shulman, “Course anatomy: The dissection and analysis of knowledge through teaching,” in The course portfolio, Routledge, 2023, pp. 5–12.
N. W. Chukwu, “Application Of Artificial Intelligence On Traditional Vs. Innovative Teaching Methods In Christian Religious Studies: Impacts On Student Engagement And Learning Outcomes In Secondary Schools In Enugu North Of Enugu State,” Unizik J. Educ. Res. Policy Stud., vol. 19, no. 2, 2025.
H. Rheingold, Net smart: How to thrive online. Mit Press, 2012.
D. L. Stufflebeam, “The CIPP model for evaluation,” in Evaluation models: Viewpoints on educational and human services evaluation, Springer, 2000, pp. 279–317.
C. S. Niwalmars and F. M. Boiliu, “Efektivitas pembelajaran pendidikan agama kristen dalam menangani peserta didik yang bermasalah di sekolah,” Edukatif J. Ilmu Pendidik., vol. 3, no. 3, pp. 1038–1049, 2021.









