Paradoks Literasi Kebangsaan bagi Digital Natives: Analisis Kebutuhan Pedagogis di Jalur Pendidikan Nonformal melalui Model ARCS
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpti.1686Kata Kunci:
Analisis Kebutuhan, Digital Natives, Literasi Kebangsaan, Model ARCS, TBM Mata AksaraAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosis fenomena rendahnya motivasi belajar literasi kebangsaan melalui kacamata paradoks digital native di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Mata Aksara. Konteks permasalahan berfokus pada rendahnya atensi dan keterlibatan emosional anak-anak saat materi kebangsaan dipaparkan, meskipun lembaga memiliki infrastruktur literasi yang lengkap. Sasaran penelitian ini adalah anak-anak yang tergabung dalam program "Kelas Bercerita" di TBM Mata Aksara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, di mana data dibedah melalui model motivasi ARCS (Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pengelola, fasilitator, dan warga belajar, serta didukung oleh observasi lapangan dan studi dokumentasi. Temuan utama menunjukkan adanya paradoks pedagogis; metode narasi konvensional dan media cetak statis gagal beresonansi dengan karakteristik kognitif anak-anak sebagai penutur asli digital. Interpretasi hasil menunjukkan bahwa rendahnya relevansi materi dengan realitas digital anak memicu beban kognitif yang menghambat kepercayaan diri dan kepuasan belajar intrinsik. Hal ini menyebabkan munculnya kepuasan semu, di mana anak-anak merasa senang secara rekreatif namun gagal menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan secara mendalam. Simpulan penelitian menegaskan bahwa transformasi strategi instruksional melalui pengembangan media pembelajaran digital interaktif merupakan kebutuhan pedagogis yang mendesak. Langkah ini krusial untuk menjembatani kesenjangan teknologi dan merevitalisasi resonansi literasi kebangsaan agar tetap relevan dengan kebutuhan anak-anak di jalur pendidikan nonformal.
Unduhan
Referensi
Melia Nurkhalisa, Muthia Aprianti, Dinie Anggraeni Dewi, and Rizky Saeful Hayat, “Literasi Budaya Dan Kewarganegaraan Sebagai Pembentukan Karakter Bangsa,” Semantik?: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, vol. 2, no. 1, pp. 113–120, Dec. 2023, doi: 10.61132/semantik.v2i1.202.
A. Dahliyana, D. Budimansyah, E. S. Nurdin, A. Suryadi, and S. Cahyati, “Project citizen digital: Civic education strengthen the national defense character?,” Kasetsart Journal of Social Sciences, vol. 45, no. 1, pp. 159–166, Jan. 2024, doi: 10.34044/j.kjss.2024.45.1.17.
Z. Hasan, S. Mokodenseho, A. Mohammad Aziz, and E. Yuniarti Utami, “From Screen to Society: How Popular Culture Shapes Values and Beliefs in Indonesian Teenagers Article Info ABSTRACT,” 2023.
Badan Pusat Statistik, "Persentase penduduk yang mengakses internet menurut provinsi (Data diperbarui 21 Oktober 2025)," BPS Indonesia, 2024.
L. Reid, D. Button, and M. Brommeyer, “Challenging the Myth of the Digital Native: A Narrative Review,” Jun. 01, 2023, MDPI. doi: 10.3390/nursrep13020052.
M. Prensky, “Digital Natives, Digital Immigrants,” On the Horizon, vol. 9, no. 5, pp. 1–6, Sep. 2001, doi: 10.1108/10748120110424816.
Janschitz and M. Penker, “How digital are ‘digital natives’ actually? Developing an instrument to measure the degree of digitalisation of university students – the DDS-Index,” BMS Bulletin of Sociological Methodology/ Bulletin de Methodologie Sociologique, vol. 153, no. 1, pp. 127–159, Jan. 2022, doi: 10.1177/07591063211061760.
R. Susanti et al., "Peran taman bacaan masyarakat (TBM) dalam meningkatkan literasi masyarakat di masa pandemi," J. Pendidik. Masyarakat, vol. 6, no. 2, pp. 145–158, 2021.
Ramatni, "Modal manusia dan ketahanan sosial: Peran pendidikan nonformal dalam pembangunan bangsa," J. Ekon. Pendidik., vol. 12, no. 1, pp. 22–35, 2025.
R. Iskandar, A. Maksum, and A. Marini, “Digital citizenship literacy in Indonesia: The role of privacy awareness and social campaigns,” Social Sciences and Humanities Open, vol. 12, Jan. 2025, doi: 10.1016/j.ssaho.2025.101697.
M. Jamaludin et al., "Augmented reality as a cultural bridge: Promoting Pancasila values through local wisdom and AR-based learning media," Int. J. Interact. Mob. Technol., vol. 19, no. 2, pp. 112–128, 2025.
S. Nurhidayati and A. Yasmin, "Transforming literacy and social skills through storytelling in a community-based setting," J. Nonformal Educ., vol. 10, no. 1, pp. 88–102, 2024.
J. M. Keller, “Development and Useof the ARCS Model of Motivational Design,” Journal of Instructional Development, vol. 10, no. 03, 2010.
S. Boudjellal, “Utilizing Keller’s ARCS Motivational Design Model to Enhance Motivation for Learning Mathematics,” Revue ZAOULI Journal, Dec. 2025.
F. Fang, Y. Meng, L. Tang, and Y. Cui, “Digital Natives’ Intentions Toward Informal Digital English Learning: The Roles of Desire, Engagement, and Online Learning Self-Efficacy,” J Intell, vol. 14, no. 1, p. 13, Jan. 2026, doi: 10.3390/jintelligence14010013.
M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 4th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2018.
S. Balaskas, G. Kotsari, and M. Rigou, “Perspectives of Young Digital Natives on Digital Marketing: Exploring Annoyance and Effectiveness with Eye-Tracking Analysis,” Future Internet, vol. 16, no. 4, Apr. 2024, doi: 10.3390/fi16040125.
I. Rinklin, M. Hubert, M. Koller, and P. Kenning, “Visual Attention to Novel Products – Cross-Cultural Insights From Physiological Data,” Front Psychol, vol. 13, Sep. 2022, doi: 10.3389/fpsyg.2022.840862.
S. Rahmawati, D. Sucahyo, and Y. U. Asih, “Pre-Service Teachers’ Performance in Applying the ARCS Model on Technology in Education Course,” E3L: Journal of English Teaching, Linguistic, and Literature, vol. 7, no. 1, pp. 1–13, Jun. 2025, doi: 10.30872/e3l.v7i1.3239.
Y. Zhu, L. Abidi, H. Savelberg, S. E. Köhler, R. A. Kusurkar, and D. Dolmans, “Fostering university students’ autonomous motivation through a societal impact project: a qualitative study of students’ and teachers’ perspectives,” BMC Med Educ, vol. 24, no. 1, Dec. 2024, doi: 10.1186/s12909-024-06494-9.
Y. Yang, J. Chen, and X. Zhuang, “Self-determination theory and the influence of social support, self-regulated learning, and flow experience on student learning engagement in self-directed e-learning,” Front Psychol, vol. 16, 2025, doi: 10.3389/fpsyg.2025.1545980.
K. Marquardt, M. Schulz, A. Koziolek, and L. Happe, “Gamification with Purpose: What Learners Prefer to Motivate Their Learning,” Dec. 2025, [Online]. Available: http://arxiv.org/abs/2512.08551









