Fenomena Schooling Without Learning di Serang Banten

Authors

  • Usman Usman Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Beatrix Putri Septianingrum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Dinda Syafira Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Dinda Khairurohmah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpti.1629

Keywords:

Kualitas Pembelajaran, Pembelajaran Bermakna, Schooling Without Learning

Abstract

Fenomena schooling without learning menjadi salah satu persoalan serius dalam sistem pendidikan Indonesia, ditandai dengan tingginya angka partisipasi sekolah yang tidak sejalan dengan capaian pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak schooling without learning terhadap kualitas pembelajaran siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa survei daring melalui Google Form kepada siswa dan studi literatur dari berbagai sumber relevan. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi pemahaman materi, motivasi belajar, kualitas proses pembelajaran, sistem evaluasi dan penilaian, serta fokus pembelajaran bermakna di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pemahaman dan penguasaan materi serta motivasi dan minat belajar siswa berada pada kategori tinggi, demikian pula kualitas proses pembelajaran. Namun, sistem evaluasi dan penilaian menunjukkan skor paling rendah, yang mengindikasikan lemahnya fungsi evaluasi sebagai alat pengendali mutu pembelajaran. Selain itu, fokus pembelajaran bermakna belum menjadi prioritas utama dalam praktik pembelajaran di sekolah. Temuan ini memperkaya kajian pendidikan terkait fenomena schooling without learning serta menjadi dasar dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

D. Setyawan, “Membangun Generasi Emas: Peran Pendidikan Dalam Membentuk Masa Depan Bangsa,” J. Pembelajaran, Kurikulum dan Teknol. Pendidik., vol. 1, no. 1, pp. 1–9, 2025, [Online]. Available: https://artmediapub.id/index.php/JPKTP

Sungkono, M. L. Hakim, N. Trilisiana, and M. Prabowo, “Pembelajaran Yang Efektif, Efisien, Dan Menyenangkan Dengan Media Pembelajaran Bagi Guru Sekolah Dasar Di Wilayah Koordinator Pendidikan Bulu Sukoharjo,” J. ABDI, vol. 9, no. 2, pp. 195–199, 2024, [Online]. Available: https://journal.unesa.ac.id/index.php/abdi/article/view/27275.

D. N. L. Laksana, “Schooling But Not Learning?: Exploring the Social and Psychological Factors Affecting Children’s Engagement in Learning,” EduBasic J. J. Pendidik. Dasar, vol. 7, no. 2, pp. 280–293, 2025, [Online]. Available: https://ejournal.upi.edu/index.php/edubasic/article/view/88741/pdf%0A.

R. A. Saputra and R. Fernandes, “Strategi Sekolah Mengantisipasi Learning Loss Pasca Pandemi Covid 19 (Studi Kasus?: Siswa Kelas XII di SMA Negeri 2 Gunung Talang),” Naradidik J. Educ. Pedagog., vol. 2, no. 1, pp. 77–86, 2023, doi: https://doi.org/10.24036/nara.v2i1.95.

Y. Rahmawati, A. Mu’ti, Suyanto, and N. L. R. Herianingtyas, “Pembelajaran Mendalam: Transformasi Pembelajaran Menuju Pendidikan Bermutu,” J. Penelit. Kebijak. Pendidik., vol. 18, no. 1, pp. 1–16, 2025, doi: https://doi.org/10.24832/jpkp.v18i1.1281.

R. Vágvölgyi et al., “Low Literacy Skills in Adults can be Largely Explained by Basic Linguistic and Domain-General Predictors,” Front. Psychol., vol. 15, no. 1422896, pp. 01–14, 2024, doi: https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1422896.

H. A. Patrinos, “The Longer Students Were Out of School, the Less They Learned,” J. Sch. Choice, pp. 1–15, 2023, doi: https://doi.org/10.1080/15582159.2023.2210941.

M. Mustaqim and P. D. L. Pambudi, “From Online Learning to F2F: Learning Loss Still Remain or Even Learning Gain?,” J. Pendidik. Progresif, vol. 14, no. 03, pp. 1489–1505, 2024, [Online]. Available: https://jpp.fkip.unila.ac.id/index.php/jpp/article/download/184/121.

M. L. Hakim, “Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh Berakibat Learning Loss dan Penurunan Kualitas Pendidikan,” J. Islam. Educ. Manag., vol. 4, no. 2, pp. 117–126, 2023, doi: https://doi.org/10.30762/joiem.v4i2.1934.

D. Nurafida, S. Astanto, I. Effendi, S. Tahar, and W. Wirasati, “Penurunan Pemahaman Belajar (Learning Loss) Siswa Akibat Penggunaan Teknologi Dalam Pembelajaran Jarak Jauh,” J. ISIP J. Ilmu Sos. dan Ilmu Polit., vol. 19, no. 2, pp. 102–109, 2022, doi: https://doi.org/10.36451/jisip.v19i2.7.

D. N. Ubaidillah and F. Mulianingsih, “Upaya Guru Mengatasi Learning Loss Mata Pelajaran IPS Di SMP Negeri 24 Semarang,” SOSIOLIUM, vol. 5, no. 2, pp. 152–165, 2024, [Online]. Available: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/SOSIOLIUM

A. D. Sukmawati and R. Harsoyo, “The Efforts to Reduce The Risk of Learning Loss Through Limited Face-To-Face Learning,” Tarb. J. Ilm. Kependidikan, vol. 12, no. 1, pp. 23–36, 2023, doi: http://dx.doi.org/10.18592/tarbiyah.v12i1.8874 Key.

I. W. Kertih, I. W. Widiana, and I. G. W. S. Antara, “The Phenomena of Learning Loss Experienced by Elementary School Students during the Covid-19 Post Pandemic,” Emerg. Sci. J., vol. 7, no. Special Issue "COVID-19: Emerging Research", pp. 201–213, 2023, doi: http://dx.doi.org/10.28991/ESJ-2023-SPER-014.

B. R. Kaize, “Dampak Learning Loss Pada Proses Pembelajaran Selama Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar,” Mimb. Pendidik. Indones., vol. 4, no. 2, pp. 238–243, 2023, doi: https://doi.org/10.23887/mpi.v4i2.59832.

N. M. Andriani, I. M. Tegeh, and I. M. Suarjana, “Pembelajaran Berbasis Phenomenon Based Learning untuk Mengatasi Fenomena Learning Loss Siswa Sekolah Dasar,” J. Ilm. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 6, no. 3, pp. 488–502, 2022, doi: https://doi.org/10.23887/jipp.v6i3.57502.

W. Rasidah, T. Wahyuningsih, E. Suhartini, Y. Dwiyono, and A. A. Arafah, “Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Penguasaan Materi IPA Pada Siswa Sekolah Dasar,” J. Pendidik. MIPA, vol. 12, no. 4, pp. 1072–1078, 2022, doi: https://doi.org/10.37630/jpm.v12i4.730.

B. E. Rumakur, C. T. Kereh, and A. N. Latupeirissa, “Efektivitas Penggunaan PHET Sebagai Media Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Penguasaan Materi Fluida Statis.,” ATOM J. Ris. Mhs., vol. 1, no. 1, pp. 23–32, 2023, doi: https://doi.org/10.30598/atom.1.1.23-32.

A. F. F. Umar, A. Yusuf, A. R. Amini, and A. Alhadi, “Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Peningkatan Prestasi Akademik Siswa,” WACANA J. Bahasa, Seni, dan Pengajaran, vol. 7, no. 2, pp. 121–133, 2023, doi: https://doi.org/10.29407/jbsp.v7i2.20670.

D. R. Pradhata and A. Muhid, “Mastery Goal Orientation, Social Support dan Student Engagement Siswa Madrasah Aliyah,” J. Penelit. Psikol., vol. 12, no. 1, pp. 19–24, 2021, doi: http://doi.org/10.29080/jpp.v12i1.488.

Y. Fernando, P. Andriani, and H. Syam, “Pentingnya Motivasi Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa,” J. Inspirasi Pendidik., vol. 2, no. 3, pp. 61–68, 2024, doi: https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i3.843.

D. Kurnia et al., “Peran Motivasi Dalam Meningkatkan Pembelajaran Siswa,” Cendekia Inov. dan Berbudaya J. Ilmu Sos. dan Hum., vol. 1, no. 4, pp. 342–347, 2024, doi: 10.59996/cendib.v1i4.447.

M. L. Utama, N. Aslamiyah, and A. Z. Hamida, “Hubungan Kualitas Pembelajaran Dengan Hasil Belajar Fiqh Siswa MTS Roudhotul Sholihin Kecamatan Air Hitam Lampung Barat,” J. Mubtadiin, vol. 11, no. 1, pp. 1–11, 2025, doi: https://journal.an-nur.ac.id/index.php/mubtadiin.

M. H. Rangkuti and M. Albina, “Penilaian Dan Evaluasi Pembelajaran Dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Pada Lembaga Pendidikan Islam,” QOSIM J. Pendidikan, Sos. Hum., vol. 3, no. 1, pp. 358–366, 2025, [Online]. Available: http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim

K. A. M. Hafidzhoh, N. N. Madani, Z. Aulia, and D. Setiabudi, “Belajar Bermakna (Meaningful Learning) Pada Pembelajaran Tematik,” Student Sci. Creat. J., vol. 1, no. 1, pp. 390–397, 2023, doi: https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v1i1.1142.

A. T. Purnawanto, “Perencanaan Pembelajaran Bermakna dan Asesmen Kurikulum Merdeka.,” J. Ilm. Pedagog., vol. 20, no. 1, pp. 75–94, 2024, doi: https://doi.org/10.63889/pedagogy.v15i1.116.

L. Suhermi, N. Barokah, and R. Kamal, “Pembelajaran Kontekstual sebagai Inovasi Kreatif dalam Menjadikan Materi Ajar Lebih Bermakna,” JISPENDIORA J. Ilmu Sos. Pendidik. Dan Hum., vol. 4, no. 2, pp. 94–103, 2025, doi: https://doi.org/10.56910/jispendiora.v4i2.2197.

I. N. W. Artha, K. Agustini, and I. K. Suartama, “Kajian Literatur Tentang Implementasi Pembelajaran Bermakna di Sekolah Menengah Atas,” Cetta J. Ilmu Pendidik., vol. 8, no. 4, pp. 214–227, 2025, doi: https://doi.org/10.37329/cetta.v8i4.4499.

Ikhrom, “The impact of Learning Assessment Emergency on The Education Quality,” Lentera Pendidik. J. Ilmu Tarb. dan Kegur., vol. 26, no. 1, pp. 31–44, 2023, doi: https://doi.org/10.24252/lp.2023v26n1i4.

Suwarto, R. Wulandari, A. Setiawan, A. T. Wibawa, and A. Soleh, “Exposing Learning Burnout?: A Review from Student and Teacher Perspectives in the Context of the School Curriculum,” Int. J. Res. Innov. Soc. Sci., vol. VIII, no. VI, pp. 801–815, 2024, doi: https://doi.org/10.47772/ijriss.2024.806063.

Published

2026-09-24

How to Cite

Usman, U., Putri Septianingrum, B., Syafira, D., & Khairurohmah, D. (2026). Fenomena Schooling Without Learning di Serang Banten. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 6(9), 2002-2010. https://doi.org/10.52436/1.jpti.1629