Efektivitas Wayground sebagai Media Assessment as Learning dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Pembelajaran Informatika

Penulis

  • Putri Yuliana Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung, Indonesia
  • Afif Rahman Riyanda Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung, Indonesia
  • Margaretha Karolina Sagala Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung, Indonesia
  • Bayu Saputra Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpti.2111

Kata Kunci:

Assessment as Learning, HOTS, Informatika, Wayground

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa pada mata pelajaran Informatika yang masih didominasi metode pembelajaran konvesional dan belum optimalnya penggunaan media pembelajaran berbasis digital sebagai sarana Assessment as Learning (AaL). Berbeda dari platform gamifikasi yang hanya menekankan kompetisi seperti Kahoot atau Quizizz, Wayground mengintegrasikan misi berbasis soal interaktif dengan mekanisme umpan balik adaptif dan refleksi mandiri yang dirancang khusus untuk mendorong proses berpikir tingkat tinggi dalam konteks pembelajaran Informatika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan Wayground sebagai media AaL dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa pada mata pelajaran Informatika. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design yang melibatkan dua kelas pada siswa kelas VII salah satu SMP di Bandarlampung. Data kognitif diperoleh melalui pretest dan posttest menggunakan soal pilihan ganda untuk mengukur kemampuan HOTS, sedangakan data afektif diperoleh melalui lembar observasi dan refleksi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan HOTS siswa, di mana nilai rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 73,35 dengan kategori tinggi, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 26,74 dengan kategori rendah. Uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai Signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar < 0,000 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Wayground sebagai media AaL efektif dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

L. W. Anderson and D. R. Krathwohl, A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. New York: Longman, 2001.

F. M. Intan, E. Kuntarto, and Alirmansyah, “Kemampuan Siswa dalam Mengerjakan Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada Pembelajaran Matematika di Kelas V Sekolah Dasar,” JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), vol. 5, no. 1, p. 6, 2020. https://doi.org/10.26737/jpdi.v5i1.1666

R. Dann, “Assessment as learning: Blurring the boundaries of assessment and learning for theory, policy and practice,” Assessment in Education: Principles, Policy and Practice, vol. 21, no. 2, pp. 149–166, 2017. https://doi.org/10.1080/0969594X.2014.898128

F. A. Darmawan and A. Jaedun, “Mediation Effect of Assessment as Learning in Mobile-Based Module on Vocational Education Student’s HOTS,” Journal of Educational Science and Technology (EST), vol. 6, no. 1, pp. 32–39, 2020. https://doi.org/10.26858/est.v6i1.11437

D. T. Campbell and J. Stanley, Experimental and Quasi-Experimental Designs for Research. Chicago: Rand McNally, 1963.

M. Abduh and Kemendikbud, Model Penilaian Formatif pada Pembelajaran Abad ke-21 untuk Sekolah Dasar. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan, 2019.

A. Nurfuady, “Effectiveness of Quizizz as An Assessment as Learning Application to Improve Students’ Learning Outcomes on Animalia Material,” vol. 14, no. 2, pp. 286–291, 2025.

] I. Z. Ichsan, D. V. Sigit, M. Miarsyah, A. Ali, W. P. Arif, and T. A. Prayitno, “HOTS-AEP: Higher order thinking skills from elementary to master students in environmental learning,” European Journal of Educational Research, vol. 8, no. 4, pp. 935–942, 2019. https://doi.org/10.12973/eu-jer.8.4.935

S. R. Adawiyah, “Kajian Teoritis Penerapan Self-Assessment untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS),” Educatoria: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, vol. 4, no. 3, pp. 122–129, 2024. https://doi.org/10.36312/educatoria.v4i3.305

R. R. Hake, “Interactive-engagement vs traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses,” American Journal of Physics, vol. 66, no. 1, pp. 64–74, 1998.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2013.

N. R. Ningsih, N. A. R. Rosidah, and D. A. Pradana, “The Role of Formative Assessment in Developing English Language Curriculum and Learning,” Journal of Technology, Education & Teaching (J-Tech), vol. 1, no. 2, pp. 70–78, 2025. https://doi.org/10.62734/jtech.v1i2.417

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-08-21

Cara Mengutip

Yuliana, P., Riyanda, A. R., Sagala, M. K., & Saputra, B. (2026). Efektivitas Wayground sebagai Media Assessment as Learning dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Pembelajaran Informatika. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 6(8), 1610-1615. https://doi.org/10.52436/1.jpti.2111